Terungkap bahwa minum teh dan anggur merah dapat ‘mengurangi risiko diabetes tipe 2’

Terungkap bahwa orang yang sering mengkonsumsi makanan dan minuman yang kaya akan antioksidan memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2, hal ini menurut penelitian baru yang dipublikasikan oleh Diabetologia , jurnal Asosiasi Eropa untuk Studi Diabetes.

Makanan dan minuman yang paling banyak memberi nilai antioksidan diet tinggi adalah buah dan sayuran, teh dan anggur merah (bila dikonsumsi dalam jumlah sedang) tidak berlebihan.

Diet yang kaya buah dan sayuran sebelumnya dikaitkan dengan risiko kanker tertentu dan kondisi kardiovaskular yang lebih rendah. Penelitian baru sekarang menunjukkan bahwa diet semacam itu juga terkait dengan penurunan risiko diabetes tipe 2.

Penelitian juga menunjukkan bahwa jenis antioksidan tertentu, seperti vitamin C dan E dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2. Namun, penelitian ini hanya melihat sisi nutrisi terisolasi, tidak pada kapasitas antioksidan total dari makanan. Oleh karena itu, peneliti ingin memverifikasi apakah diet secara keseluruhan, sesuai dengan kapasitas antioksidannya, terkait dengan risiko diabetes.

Dengan menggunakan data dari 64.223 wanita yang dikumpulkan mulai dari tahun 1993 sampai 2008, semuanya terbebas dari diabetes dan penyakit kardiovaskular pada saat inklusi dalam penelitian ini, para peneliti menghitung skor untuk ‘kapasitas antioksidan total makanan’ untuk setiap peserta. Kelompok tersebut kemudian menganalisis hubungan antara skor ini dan risiko kejadian diabetes selama masa tindak lanjut.

Hasilnya menunjukkan bahwa risiko diabetes berkurang dengan meningkatnya konsumsi antioksidan hingga tingkat 15 mmol/hari.

Peningkatan diet antioksidan ke tingkat ini bisa dilakukan melalui suplai makanan yang  kaya akan antioksidan seperti coklat hitam, teh, kenari, plum, blueberry, stroberi atau hazelnut.

Wanita dengan nilai antioksidan tertinggi memiliki penurunan risiko diabetes sebesar 27% dibandingkan dengan mereka yang memiliki nilai terendah.

Penulis pertama studi ini, Francesca Mancini, mengatakan: ‘Tetap memperhitungkan semua faktor risiko diabetes utama lainnya seperti: merokok, tingkat pendidikan, hipertensi, kadar kolesterol tinggi, riwayat diabetes turunan dari keluarga’.

Baca Juga >>>  Mengenal Gejala dan Metode Pengobatan Gangrene

About ivink3aray

Hobi explore hal baru, dan suka menulis tentang kesehatan di sekitar kita

View all posts by ivink3aray →

One Comment on “Terungkap bahwa minum teh dan anggur merah dapat ‘mengurangi risiko diabetes tipe 2’”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *