Ternyata Minyak Kelapa Dapat Menurunkan Berat Badan Itu Hoax!

Virgin coconut oil atau minyak kelapa memang memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan. Jika selama ini Anda hanya mengenalnya untuk minyak rambut nyatanya minyak kelapa memiliki banyak kegunaan lain yang harus Anda ketahui. Sayangnya saat ini berita yang beredar di internet dan juga kalangan umum adalah minyak kelapa dapat menurunkan berat badan.

Dan yang lebih disayangkan lagi berita ini sudah tersebar dimana-mana dan juga banyak yang percaya. Apalagi adanya mitos bahwa minyak kelapa dapat membantu menyingkirkan lemak. Pada dasarnya minyak kelapa dan minyak MCT atau medium chain triglycerides tidaklah sama.  MCT sendiri diperoleh melalui proses esterifikasi gliserol dengan asam lemak dan memiliki asam lemak C6 – C12.

Minyak MCT dan minyak nabati biasa memang tidak sama karena minyak MCT larut dalam air dan juga pada awalnya minyak MCT dirancang untuk digunakan pada orang yang sedang mengalami kekurangan nutrisi.  Rencananya minyak MCT akan diberikan melalui selang karena memang orang-orang yang mengalami malnutrisi  kekurangan enzim normal yang digunakan untuk memecah lemak. Jika kebanyakan lemak diserap oleh aliran darah maka minyak MCT ini akan langsung diserap oleh lever yang mana ini berarti minyak MCT lebih cepat digunakan sebagai bahan bakar daripada lemak lainnya.

Jadi jika ada sebuah infomasi yang menyatakan bahwa minyak MCT dapat menurunkan berat badan maka Anda harus meneliti terlebih dulu. Pasalnya jika Anda mengkonsumsi minyak MCT maka efek samping di awal yang akan Anda alami adalah mual, diare dan juga kram perut. Minyak kelapa dan minyak MCT tidaklah sama.

Minyak MCT terbuat terdiri dari dua asam lemak yaitu capric dan caprylic sedangkan minyak kelapa memiliki asal lemak dalam jumlah yang sedikit tetapi memiliki asam lemak yang dominan yaitu asam laurat dan asam satu ini tidak dicerna di lever tetapi di dalam tubuh.  Selain itu ada juga yang mengatakan bahwa minyak kelapa baik untuk jantung dan menurunkan resiko penyakit jantung. Hal ini tidaklah akurat karena memang minyak kelapa dapat meningkatkan kolesterol jahat atau LDL lebih besar daripada minyak jagung.

Baca Juga >>>  Manfaat Tempe Bagi Tubuh

Meskipun minyak kelapa bisa dikatakan sedikit lebih baik daripada mentega.  Memang ada sebuah penelitian yang menunjukkan jika pada tahun 1960-an masyarakat di Kepulauan Pasifik memiliki badan yang langsing dan aktif menjadikan kelapa sebagai sumber lemaknya, tetapi Anda juga harus mengetahui jika mereka juga mengkonsumsi makanan seperti ikan, gurita, buah sukun, pisang dan juga talas.

Di Papua Nugini masyarakatnya terbiasa mengkonsumsi singkong, taro, ubi dan juga buah-buahan tropis serta memiliki pola makan yang rendah lemak dan sedikit mengurangi makanan yang mengandung gula, alkohol dan garam. Itu dulu jika dibandingkan dengan saat ini tentu saja berbeda. Karena kalori yang di konsumsi juga sangat banyak. Dan hasil penelitian juga menunjukan jika minyak kelapa tidak dapat membantu untuk mengurangi penyakit jantung. Karena penduduk di Kepulauan Pasifik saat ini menjadi salah satu tempat dengan penyakit jantung tertinggi dan puncak obesitas tertinggi di dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *