Terapi Breast Conserving Treatment untuk Kanker Payudara

Terapi Breast Conserving Treatment
Loading...

Apakah Breat Conserving Treatment itu ?

Sebuah metode terapi yang dilakukan pada penderita kanker stadium dini, dimana sebisa mungkin menghindari tindakan bedah konvensional mastektomi radikal (operasi pengangkatan payudara). Tindakan bedah pada BCT adalah mengangkat tumor dengan menyertakan margin 1-2 cm dari jaringan normal sekitarnya, pemeriksaan bebas sayatan pada tumor primer secara histopatologik dibutuhkan pada grup BCT.

BCT adalah suatu metode primer yang memadai bagi umumnya wanita dengan kanker payudara stadium 1 dan 2 (kesimpulan Juni 1990 pada Consencus Development Conference on the Treatment Early Breast Cancer) yang diadakan oleh National Cancer Institute, USA. Kini lebih dari 80% yang terdiagnosis tumor payudara baru dengan atau tanpa penyebaran kelenjar getah bening aksila kebanyakan dari pasien ini ternyata dapat dilakukan BCT.

Siapa saja yang memenuhi syarat untuk dilakukan Breast Conserving Treatment ?

Meskipun telah di buktikan bahwa BCT memiliki efektifitas yang sama pada pasien kanker payudara Stadium 1 dan 2, namun demikian keputusan untuk memilih strategi tindakan yang menyangkut konservasi payudara harus Individualized untuk setiap pasien.

Sejumlah faktor pendukung keputusan Breast Conserving Treatment 

  • Motivasi dan komitmen pasien harus kuat karena dibutuhkan radioterapi selama kurang lebih 5-6 minggu.
  • Pasien juga harus siap untuk menerima resiko angka rekurensi lokal sebesar 10%-12% pada jaringan payudara yang terkonsevansi.
  • Ukuran payudara.
  • Ukuran tumor.
  • Hispatologik tumor.
  • Multisentrisitas tumor.

Mengapa perlu dilakukan pelayanan Breast Conserving Treatment ?

Pencatatan kasus kanker payudara di beberapa rumah sakit nasional di Indonesia sejak tahun 1994 terdapat 13% kasus kanker payudara stadium 1 dan 2 yang bisa di terapi secara kuratif sedangkan stadium 3 dan 4 sebanyak 47% dan kasus residif 40% distribusi yang timpang tersebut membawa para pengelola kanker dirumah sakit ini ada beberapa keprihatinan mengingat.

  1. Makin tinggi stadium kanker jauh dari kemungkinan untuk terapi kuratif.
  2. Makin tinggi stadium kanker makin lama pemanfaatan rawat inap.
  3. Makin tinggi stadium kanker makin besar dana yang dibutuhkan.
  4. Makin tinggi jumlah pasien kanker yang gagal diobati makin menurunkan prestise dan reputasi rumah sakit.
Baca Juga >>>  Pengobatan Penyakit Kanker Payudara

Padahal stadium lanjut dari penyakit kanker pasti diawali oleh stadium yang dini dan penanggulangan kanker pada stadium dini yang terpadu dan paripurna dapat memperlambat laju penyakit menuju stadium yang lanjut, karena itu sudah semestinya dicarikan solusi serta kebijakan yang mengarah kepada peningkatan pelayanan terhadap kanker stadium dini,

Alasan tersebut yang melatarbelakangi dan menyokong diadakannya antara lain :

  • Unit Deteksi Dini dan Uji Kesehatan.
  • Trial Sentinel Prosedur dan Breast Conserving Treatment pada kanker payudara stadium dini.
  • FCC (Family Cancer/Counceling Clinic).

Dengan adanya Breast Conserving Treatment maka paradigma lama dalam terapi kanker payudara yang berbunyi : ” Bila ditemukan tumor ganas yang masih dini, masih bisa diobati dengan diawali operasi payudara pengangkatan seluruhnya (mastektomi) kanker bila telah lanjut bahkan tidak bisa dioperasi meskipun pasien akhirnya bersedia”

akan berubah menjadi :

Pendekatan terapi baru yang sejalan dengan rasional dan sikap penerimaan pasien, bahwa penemuan tumor yang makin awal pada stadium dini maka pengobatan akan makin kurang mutilatik dan nilai estetik dijaga tanpa mengurangi nilai kuratif”.

Hasil Pencarian Lainnya:

About ivink3aray

Hobi explore hal baru, dan suka menulis tentang kesehatan di sekitar kita

View all posts by ivink3aray →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *