Operasi Pengangkatan Indung Telur

Operasi Pengangkatan Indung Telur

Beberapa tindakan medis seperti operasi pengangkatan indung telur atau sering di sebut Oophorectomy merupakan suatu tindakan pembedahan yang di lakukan oleh pihak rumah sakit yang dibantu oleh dokter ahli yang dimana melibatkan pengangkatan organ indung telur. Organ indung telur itu sendiri yaitu salah satu organ dari reproduksi wanita yang memiliki fungsi dan tugas untuk menyimpan dan juga melepas telur untuk proses pembuahan sel telur. Dan fungsi lainnya dari indung telur adalah memproduksi hormon yang berkaitan dengan kewanitaan.

Operasi Pengangkatan Indung Telur

Tindakan seperti operasi pengangkatan indung telur sebetulnya bisa di bagi menjadi 2 langkah operasi dimana bisa di angkat hanya indung telurnya saja atau bisa juga di satukan menjadi tindakan pengangkatan seluruh rahim atau disebut hysterectomy.

Apa itu indung telur?

Posisi Indung Telur
@program_hamil_no_1

Posisi atau letak dari indung telur itu sendiri yaitu di sebelah atas bagian samping dari rahim seorang wanita. Ukuran dari indung telurnya sendiri kira-kira 3-6cm yang jika di umpamakan sebesar kacang almond.  Fungsi utama dari indung telur itu sendiri adalah memproduksi sel telur dan juga hormon-hormon kewanitaan seperti estrogen dan jua progesteron yang merupakan hormon yang hanya muncul bagi wanita saja.

Timbulnya kanker indung telur bisa saja terjadi pada wanita dengan rentan umur anak-anak sampai dengan menopause yang berarti bisa menyerang siapa saja dan juga kapan saja. Dalam proses memiliki seorang anak ataupun mengandung anak, sel telur yang di hasilkan oleh indung telur akan langsung di bawa ke bagian rahim melalui sebuah saluran yang di sebut tuba falopi. Dalam proses Ini indung telur sangatlah rentan terhadap ancaman dari tumor. Dan yang paling banyak tumor yang muncul berbentuk kista indung telur yang memiliki sifat jinak sehingga tidak terlalu di khawatirkan.

operasi pengangkatan indung telur atau oophorectomy lebih sering di lakukan pada seorang pasien dengan keadaan penyakit di bagian rongga panggul seperti contohnya penyakit kanker indung telur atau ovarian cancer. operasi pengangkatan indung telur juga beberapa kali menjadi pilihan terbaik pada keadaan dimana ketika hormon yang di hasilkan oleh indung telur itu sendiri menyebabkan dan mengundang penyakit lainnya seperti kanker payudara atau tumbuhnya beberapa tumor yang mengancam.

Penyebab Dokter Mengambil langkah operasi pengangkatan indung telur

Beberapa badan kesehatan di seluruh dunia menjelaskan bahwa hampir 10% wanita yang ada di dunia melakukan operasi pengangkatan seluruh rahim memiliki kondisi atau juga penyakit yang bisa saja membutuhkan dilakukannya operasi pengangkatan indung telur. Beberapa kondisinya yaitu:

Adanya risiko dari penyakit yang di turunkan seperti penyakit herediter dan atau hereditary. Wanita yang memang memiliki gen tertentu yang abnormal seperti gen BRCA1 atau BRCA 2 memiliki kemungkinan yang sangat tinggi bisa terkena kanker indung telur. Kemungkinan ini hampir sama dengan kemungkinannya penyakit turunan seperti kanker payudara dan kanker lainnya.

Apabila ada saudara perempuan atau ibu yang memang pernah mengidap kanker indung telur atau ke tidak normal an memiliki gen BRCA, bisa di pastikan bahwa kemungkinan indung telur anda di angkat bisa terjadi.  Hal itu memiliki risiko yang sangat sulit di terima oleh para wanita yaitu tidak bisa memiliki keturunan atau hamil setelah melakukan operasi pengangkatan indung telur. Namun hal positifnya adalah ketika indung telur di angkat, kemungkinan akan terjangkit lagi kanker indung telur adalah 0 %. Selain kanker indung telur beberapa risiko kanker lainnya seperti payudara pun ikut menurun.

Pasca Operasi Pengangkatan Indung Telur

Dalam operasi pengangkatan indung telur akan membutuhkan kekuatan psikologi yang sangat kuat, oleh karena itu diskusikan dengan keluarga maupun suami agar tidak ada penyesalan yang akan timbul di kemudian hari ketika sudah menjalani operasi pengangkatan indung telur.

Apabila berkelanjutan, hormon yang di hasilkan oleh indung telur sebetulnya bisa menjadi pemicu kanker payudara pada wanita, dengan melakukan operasi pengangkaan indung telur hal itu bisa mengurangi risiko terkena kanker payudara dan juga kanker indung telur bagi wanita yang memiliki kelainan daripada ke 2 gen yang sudah di sebutkan tadi. Selain tindakan medis, operasi pengangkatan indung telur juga bisa dilakukan dengan maksud melakukan terapi kanker payudara karena dengan tidak adanya indung telur yang memproduksi sel-sel atau hormon penyebab kanker payudara seperti hormon estrogen dan juga hormon porgesteron akan berkurang dan mengurangi penyebaran kanker.

Kecurigaan ada penyakit di daerah rahim.  Pada waktu seseorang di operasi karena diduga ada sebuah keadaan/penyakit di daerah rahim dan sekitarnya, indung telur juga bisa ikut diangkat pada saat dilakukan pengangkatan seluruh rahim (hysterectomy) karena ada kecurigaan penyakit rahim.  Jika benar ada suatu penyakit yang membutuhkan pengangkatan rahim, indung telur juga mungkin diangkat.

Bagi wanita yang masih mengalami atau juga masih dalam masa menstruasi, pemakaian beberapa obat seperti tamoxifen sering gagal untuk membuat wanita masuk ke dalam masa menopause. Dan apabila itu terjadi biasanya di tambahkan terapi hormon lain dengan suntikan ngoserelin untuk membuat seseorang masuk ke dalam masa menopause.

Berikut di atas adalah beberapa penjelasan tentang operasi pengangkatan indung telur yang dimana operasi itu adalah tindakan medis terbaik untuk menyelamatkan nyawa seseorang yang memang terancam karena terkena terjangkit beberapa jenis kanker yaitu kanker payudara dan juga kanker indung telur. Namun dalam pengambilan langkah operasi pengangkatan indung telur akan berdampak tidak bisa hamil bagi wanita.

 

Hasil Pencarian Lainnya:

About ivink3aray

Hobi explore hal baru, dan suka menulis tentang kesehatan di sekitar kita

View all posts by ivink3aray →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *