Obat Mual Muntah untuk Pasien Kemoterapi

cara menghilangkan rasa mual setelah kemoterapi

Setelah sebelumnya telah di bahas untuk Jenis Obat Kemoterapi Kanker Payudara dan Efek Sampingnya dan juga Kemoterapi Kanker, Bagaimana Proses Kemoterapi dan Cara Kerjanya nah sekarang banyak yang bertanya-tanya apa sih Obat Mual Muntah untuk Pasien Kemoterapi yang paten dan mujarab.

Obat Mual Muntah untuk Pasien Kemoterapi

Karena seperti yang kita ketahui bahwa salah satu efek setelah proses kemoterapi adalah mual dan muntah, pasien akan merasakan ini. dan hal ini wajar dan menandakan bahwa obat kemoterapi sedang bereaksi di dalam tubuh untuk membunuh sel-sel kanker.

Berdasarkan pengalaman beberapa pasien kanker yang sudah menjalani proses kemoterapi rata-rata mereka menggunakan salah satu obat di bawah ini untuk menghilangkan rasa mual dan muntah :

  • Ramonsetron Hydrochloride

Obat ini sebenarnya biasa digunakan untuk penderita yang mengalami diare dan iritasi pada usus besar, namun juga bisa di gunakan untuk penanganan mual dan muntah pasca operasi. sebelum menggunakan obat ini ada baiknya anda konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter onkologi dan kemoterapi anda, hal ini untuk memastikan penggunaan yang tepat pada tubuh anda.

cara menghilangkan rasa mual setelah kemoterapi
cara menghilangkan rasa mual setelah kemoterapi

Fungsi Ramonsetron Hydrochloride secara selektif menghambat reseptor serotonin (5-HT3). Serotonin berperan penting dalam muntah, Obat ini akan larut di cairan tubuh termasuk air susu ibu. Ramosetron Hydrochloride di Ekskresikan (proses pembuangan sisa metabolisme dalam tubuh) sebagai obat yang tidak berubah melalui urin sebagai metabolit obat dan sebagai obat yang tidak berubah.

Dosis Penggunaan Ramonsetron Hydrochlorid

Untuk dosis penggunaan obat ini di sarankan pemberian 5 mcg sekali sehari.  dan untuk dosis harian maksimum tidak boleh melebihi 10 mcg. Penyesuaian dosis dapat dipertimbangkan berdasarkan saran dokter, Jika gejala mual muntah bertambah parah dan berlanjut, langsung hubungi dokter terkait. Ramosetron hidroklorida dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

  • Vomceran

obat mual muntah setelah kemoterapi
obat mual muntah setelah kemoterapi

Yang selanjutnya ada Vomceran sebagai  obat mual muntah setelah kemoterapi, sama seperti obat Ramonsetron Hydrochloride yang bisa digunakan untuk mencegah mual Vomceran lebih spesifik pencegahan mual muntah pasca operasi. komposisi Vomceran yang sebagian besar adalah ondansentron sangat mujarab mencegah mual muntah.

Baca Juga >>>  Efek Samping Radioterapi Kanker dan Cara Pencegahannya

Untuk dosis penggunaan sedikit berbeda yaitu minimal 8 mg (1 jam) sebelum melakukan proses kemoterapi dan 8 mg (16 jam) pasca kemoterapi. karena efek obat ini sangat kuat yang mungkin saja bisa membuat pasien demam dan menggigil maka disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter terkait sebagai langkah preventif.

Demikianlah beberapa obat untuk mengatasi rasa mual dan muntah pasca menjalani pengobatan kemoterapi, semoga dapat memberikan informasi yang berguna untuk anda.

Hasil Pencarian Lainnya:

About ivink3aray

Hobi explore hal baru, dan suka menulis tentang kesehatan di sekitar kita

View all posts by ivink3aray →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *