Mitos Dan Fakta Antibiotik

Antibiotik merupakan kumpulan zat-zat kimia yang dihasilkan oleh fungsi dari bakteri, yang dimana bakteri ini memiliki sifat khusus yaitu  mematikan atau menghambat pertumbuhan kuman yang ada di dalam  tubuh kita. Antibiotik ini dalam pemberiannya kedalam tubuh manusia ada 2 cara yaitu dengan cara di oral yang dimana antibiotic di olah menjadi sebuah obat berbentuk tablet, kapsul atau cair yang nantinya bisa kita minum, dan ada juga dengan cara menyuntikan zat antibiotic kedalam tubuh kita.

Di masyarkat sendiri sering kali ada mitos dan fakta antibiotic yang belum di ketahui oleh banyak orang. Oleh karena itu disini kita akan bahas mitos dan fakta antibiotic.

Fakta Antibiotik

  1. Antibiotik tidak bisa mengobati penyakit yang di sebabkan virus

Rata-rata orang  mengetahui bahwa antibiotik merupakan salah satu jenis obat yang bisa membantu menyembuhkan kita dari berbagai macam penyakit, padahal  tidak semua penyakit bisa di lawan oleh antibiotik karena antibiotik adalah anti-bakteri yang dimana hanya membunuh bakteri bakteri jahat yang ada di dalam tubuh kita .  Sedangkan infeksi virus tidak dapat diobati oleh antibiotik seperti :

  • Pilek.
  • Influenza.
  • Penyakit yang berasal dari tenggorokan.
  • Penyakit yang berawal dari batuk dan bronkitis.
  • Infeksi sinusitis.
  • Infeksi terhadap telinga.
Baca Juga >>>  Meskipun Sehat Ternyata 5 Makanan Ini Membuat Badan Lemes!

Beberapa infeksi virus di atas tidak dapat secara sepenuhnya di obati hanya mengandalkan antibiotik.

  1. Efek samping mengkonsumsi antibiotik dalam jumlah banyak

Pemberian antibiotik secara banyak atau dalam jangka waktu terus menerus akan mengakibatkan resistensi antibiotik yang merupakan salah satu kemampuan bakteri untuk melawan efek dari antibiotik yang seharusnya membunuh bakteri jahat. Kemampuan ini terjadi karena bakteri beradaptasi terhadap obat yang di berikan dalam jangka waktu tertentu, sehingga mengurangi efektivitas obat yang dirancang untuk menyembuhkan atau mencegah infeksi menular ke bagian lainnya. Yang dimana pada akhirnya bakteri dapat bertahan dan terus bertambah banyak yang akan membawa kerugian bagi kita

Selain itu juga apabila penggunaan antibiotik berlebihan dapat memicu kekebalan bakteri terhadap antibiotik. Karena setiap kali seseorang mengonsumsi antibiotik, bakteri sensitif dapat terbunuh, sedangkan kuman yang simpan antibiotik malah dibiarkan tumbuh dan berkembang biak secara perlahan. Cara mengkonsumsi dalam waktu tertentu juga menjadi salah satu factor yang menyebabkan bakteri selalu hidu.

Meskipun tugas utama dari anti biotik ini untuk membunuh bakteri-bakteri yang akan mengganggu kesehatan tubuh, namun seperti yang sudah di jelaskan tadi bahwa pemberian secara tidak baik mulai dari jumlah yang banyak dan juga mengkonsumsi secara terus menerus akan membuat bakteri menjadi kebal terhadap obat dan memicu datangnya virus baru yang membahayakan tubuh kita sendiri.

 

  1. Bagaimana bakteri tidak mati ketika melawan antibiotik

Meski memiliki fungsi untuk membunuh bakteri jahat di dalam tubuh kita, antibiotik pun dalam beberapa kondisi bisa kalah bahkan sulit untuk membunuh bakteri jahat di dalam tubuh kita. Beberapa caranya yaitu :

  • Bakteri menetralkan fungsi antibiotik

Dalam kasus ini adalah bakteri akan membuat antibiotik kita memiliki sifat netral yang tidak akan merusak dan membunuh bakteri-bakteri lain di dalam tubuh kita

  • Bakteri membuang kembali antibiotik yang sudah masuk

Untuk yang ke dua ini, bakteri membuka jalan dan membuang kembali antibiotik yang kita minum ke luar jaringan tubuh bisa melalui air seni ataupun pori-pori tubuh yang tercampur keringat

  • Melumpuhkan antibiotik

Dalam upaya  ini, bakteri melumpuhkan system dari antibiotik sehingga antibiotik tidak memiliki cara untuk menyentuh bakteri.

  • Mengembangkan diri

Ketika antibiotik masuk kedalam tubuh kita dan berusaha untuk membunuh bakteri-bakteri jahat namun terkadang menyisakan sel bakteri yang kuat akan antibiotik dan berkembang biak dan bermutasi menjadi bibit baru bakteri yang kebal akan antibiotik

  1. waktu yang tidak di perbolehkan minum antibiotik

Waktu yang anda tidak boleh minum antibiotik adalah ketika anda terjangkit penyakit yang bukan berasal dari bakteri, misalnya karena virus ataupun penyebab lainnya.

  1. Cara minum antibiotik

Hal ini terkadang diacuhkan bahkan dilewatkan oleh kita yang akan meminum obat antibiotik, berikut adalah caranya :

  • Minumlah antibiotik sesuai resep dokter.
  • Minum dengan takaran dan dosis dari dokter.
  • Selalu konsultasi dengan dokter ketika konsumsi antibiotik membawa efek negatif.
  • Selalu konsultasi juga dengan dokter apabila penyakit yang kita derita belum sembuh ketika meminum antibiotik sesuai resep dokter.
Baca Juga >>>  Bagaimana Mengelola Stress dengan Tepat

 

Mitos Tentang antibiotik

 

  1. Antibiotik bisa menyembuhkan semua macam penyakit

Hal mitos pertama adalah banyak orang yang salah anggap bahwa antibiotik merupakan obat dari segala penyakit seperti flu dan berbagai jenis penyakit yang berasal dari infeksi virus. Padahal dalam konteks sesungguhnya bahwa antibiotik hanya bisa di berikan bagi seseorang yang terpapar penyakit yang di sebabkan oleh bakteri yang masuk kedalam tubuh pasien.

Malahan beberapa orang menganggap bahwa antibiotik merupakan salah satu obat antibody yang membuat kita lebih sehat dan lebih fresh, padahal anggapan itu tentunya salah.

  1. Antibiotik membunuh infeksi virus

Seperti yang sudah di jelaskan kembali di atas, beberapa orang masih menganggap bahwa antibiotik adalah obat paling ampuh yang bisa membunuh banyak penyakit, padahal itu semua merupakan rumor antara mitos dan fakta antibiotik yang beredar di masyarakat yang memang kurang mengetahui

  1. Antibiotik efektif sembuhkan flu

Hal mitos yang terakhir ini juga sering menjadi perbincangan yang cukup ramai karena beberapa orang dengan sengaja mengkonsumsi antibiotik ketika mengidap sakit flu padahal, antibiotik itu sendiri tidak bisa menyembuhkan flu karena flu itu sendiri merupakan salah satu penyakit yang di sebabkan oleh virus bukan bakteri.

Berikut di atas adalah beberapa mitos dan fakta antibiotik yang tersebar di beberapa orang.

Hasil Pencarian Lainnya:

About ivink3aray

Hobi explore hal baru, dan suka menulis tentang kesehatan di sekitar kita

View all posts by ivink3aray →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *