Efek Samping Radioterapi Kanker dan Cara Pencegahannya

Efek Samping Radiasi Kanker

Salah satu pengobatan pasien kanker selain kemoterapi adalah sinar radioterapi, proses ini umumnya akan membuat pasien penyakit kanker merasa takut. Karena banyak orang yang khawatir akan efek samping dari pengobatan radioterapi ini, padahal sebenarnya efek samping radioterapi  itu sendiri sebenarnya bisa di cegah asal mengikuti petunjuk dari tim medis rumah sakit yang melakukan proses radioterapi.

Di kutip dari salah satu dokter spesialisasi onkologi radioterapi Dr. Defrizal dari rumah sakit pusat kanker Dharmais Jakarta bahwa efek samping radioterapi itu sendiri di pengaruhi beberapa faktor antara lain :

  • Tempat dilakukannya radioterapi, tempat ini harus benar-benar steril dari bahan kimia berbahaya dan harus tertutup.
  • Ukuran ruangan, faktor selanjutnya adalah ukuran ruangan yang mempengaruhi efek radioterapi. Semakin luas ruangan proses radioterapi maka akan semakin memperkecil resiko dari efek samping.
  • Kondisi Pasien, biasanya sebelum melakukan proses radioterapi pasien kanker harus menjalani serangkaian test kesehatan untuk menguji seberapa layak kondisi tubuh pasien dapat menerima radioterapi. Jika tubuh pasien dalam kondisi fit maka efek samping radioterapi akan semakin kecil.
  • Terakhir adalah faktor eksternal seperti kelembaban ruangan dan suhu ruangan radioterapi.

Efek samping radioterapi penyakit kanker ini bervariasi, namun umumnya pasien akan merasakan beberapa hal berikut ini :

  • Kulit memerah atau bahkan gosong, hal ini wajar karena efek dari proses radioterapi ini memang akan membuat beberapa sel jaringan kulit menjadi mati.
  • Kulit yang terpapar sinar radioterapi akan bergelembung dan rusak.
  • Kulit akan menjadi keriput atau yang lebih ekstrem lagi mengalami luka seperti terbakar.
  • Bibir pecah-pecah.
  • Sering mengalami pendarahan seperti mimisan.

Dijelaskan oleh Dr. Defrizal bahwa sebenarnya efek radioterapi itu sendiri bersifat akut dan lanjutan artinya pasien yang melakukan radioterapi ini akan langsung merasakan efeknya tidak lama setelah melakukan radioterapi ini. Dan akan berlanjut sampai proses terapi benar-benar berhenti.

Baca Juga >>>  Vaksin HPV (Human Pailloma Virus)

Beberapa cara untuk mencegah terjadinya efek samping dari radioterapi ini antara lain :

  • Selalu menjaga kebersihan anggota badan seperti gigi dan mulut.

Pada contoh kasus ini di khususkan untuk pasien yang melakukan proses radioterapi pada daerah leher dan kepala (biasanya untuk pasien kanker nasofaring). Karena pada saat radioterapi diberikan akan mengenai rongga mulut dan jalur saluran pernafasan maka sebisa mungkin pasien harus selalu menjaga kebersihan mulut dan gigi untuk mencegah terjadinya infeksi pada bagian tubuh ini.

Seperti yang kita tahu bahwa dalam mulut terdapat ratusan kuman, maka usahakan selalu menggosok gigi sehabis makan dan sebelum tidur agar mulut dan gigi selalu bersih.

  • Hindari mengkonsumsi makanan yang terlalu dingin maupun panas.

Nah untuk pasien kanker nasofaring yang melakukan radioterapi di kepala dan leher maka sebaiknya anda tidak mengkonsumsi makanan yang terlalu panas maupun dingin hal ini untuk mencegah selaput pada rongga mulut yang masih berpotensi infeksi pasca anda melakukan radioterapi ini, Karena jika sudah mengalami infeksi akan sangat sulit untuk sembuh.

  • Hindari aktifitas yang memicu keringat di tubuh

Jika anda sedang dalam masa terapi sebaiknya hindari aktifitas yang memicu keringat berlebih di tubuh seperti melakukan aktifitas olah raga, hal ini karena keringat memberikan efek yang signifikan terhadap kulit. Di khawatirkan pada bagian tubuh tertentu akan iritasi seperti contohnya pada ketiak, dan akan mengakibatkan luka seperti koreng.

  • Hindari kontak langsung dengan sinar matahari

Kulit yang terkena radioterapi biasanya amat sangat sensitif sekali, pada beberapa kasus ketika pasien kontak langsung dengan sinar matahari kulit akan menjadi hitam. Maka sebaiknya anda mengenakan pakaian yang menutupi area tubuh anda seperti jaket dan usahakan selalu mengenakan masker untuk menghindari debu dan kotoran.

  • Makan Makanan yang bergizi
Baca Juga >>>  Bagaimana Faktor Keturunan Mempengaruhi Resiko Kanker Anda

Hal terpenting lainnya adalah mengkonsumsi makanan bergizi tinggi seperti telur, daging dan susu. Hal ini untuk membantu tubuh anda tetap dalam kondisi prima.

Demikianlah beberapa efek samping dari radioterapi beserta cara pencegahannya, jika anda merasa ada beberapa gejala yang janggal pasca radioterapi ataupun saat masa terapi selalu konsultasikan ke dokter anda untuk mendapatkan solusi terbaik untuk anda.

Hasil Pencarian Lainnya:

About ivink3aray

Hobi explore hal baru, dan suka menulis tentang kesehatan di sekitar kita

View all posts by ivink3aray →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *