Ayo Move On! Karena Patah Hati Berbahaya Untuk Kesehatan!

Jatuh cinta merupakan hal yang menyenangkan dan bisa membuat setiap orang berubah. Pastinya ketika seseorang jatuh cinta maka hati akan terasa gembira. Sayangnya urusan cinta tidak selalu berjalan mulu dan juga Anda tidak selalu bisa menghindari yang namanya patah hati. Patah hati sendiri merupakan kondisi yang tidak menyenangkan karena hati Anda terluka tetapi Anda tidak bisa menyentuh dimana lukanya dan juga untuk mengobatinya tidak bisa instan atau pun membeli obat di apotek.

Ketika Anda mengalami patah hati maka Anda akan mengalami stress dan juga kondisi ini akan membuat nyeri dada datang secara tiba-tiba. Nyeri dada di sini tentu saja bukan serangan jantung meskipun terkadang nyeri, nyeri dada ini disebut dengan sindrom patah hati. Sindrom patah hati terjadi saat jantung bereaksi dengan hormon stress sehingga menyebabkan darah tidak bisa memompa dengan baik untuk beberapa saat dan juga kondisi ini se

Jatuh cinta merupakan hal yang menyenangkan dan bisa membuat setiap orang berubah. Pastinya ketika seseorang jatuh cinta maka hati akan terasa gembira. Sayangnya urusan cinta tidak selalu berjalan mulus dan juga Anda tidak selalu bisa menghindari yang namanya patah hati. Patah hati sendiri merupakan kondisi yang tidak menyenangkan karena hati Anda terluka tetapi Anda tidak bisa menyentuh dimana lukanya dan juga untuk mengobatinya tidak bisa instan atau pun membeli obat di apotek.

Ketika Anda mengalami patah hati maka Anda akan mengalami stress dan juga kondisi ini akan membuat nyeri dada datang secara tiba-tiba. Nyeri dada di sini tentu saja bukan serangan jantung meskipun terkadang nyeri, nyeri dada ini disebut dengan sindrom patah hati. Sindrom patah hati terjadi saat jantung bereaksi dengan hormon stress sehingga menyebabkan darah tidak bisa memompa dengan baik untuk beberapa saat dan juga kondisi ini sering diiringi dengan nafas yang terengah-engah.

Baca Juga >>>  Ternyata Asam Lambung Bisa Sembuh Dengan Kunyit

Meskipun patah tidak membuat Anda terluka secara fisik, nyatanya Anda harus waspada dengan gejala sindrom patah hati karena memang bisa menyebabkan terjadinya komplikasi. Apalagi jika Anda memiliki darah rendah dan detak jantung yang abnormal, maka saat Anda mendapat sindrom patah hati maka Anda bisa saja sulit bernapas.

Dan juga, sindrom patah hati lebih banyak terjadi pada kaum wanita daripada kaum pria. Selain itu orang yang mengalami kesedihan dan kemarahan berkepanjangan juga lebih beresiko terkena penyakit jantung yang mana resiko ini hampir sama dengan mereka yang mengidap diabetes, kanker dan juga depresi.

Untuk itu penting agar Anda tidak larut dalam kesedihan ketika Anda sedang patah hati. Berlama-lama dalam kesedihan, stress dan juga kemarahan bukanlah hal yang baik. Setelah berpisah dengan pasangan maka Anda harus menenangkan diri dengan menjauhi media sosial. Agar tetap sehat Anda bisa melakukan olahraga seperti lari, yoga, berenang atau bersepeda. Pastikan juga Anda membuat diri Anda bahagia dan pergi bersama dengan teman-teman atau keluarga agar Anda tidak larut dalam kesedihan atau pun mengalami stress sendirian.

Anda juga bisa menjalin hubungan dengan teman-teman baru atau menekuni hobi yang sudah lama Anda tinggalkan. Jangan biarkan diri Anda larut dalam kesedihan atau merenung sendirian dan mengingat mantan. Hal ini hanya akan membuat Anda merasa terpuruk. Pastikan Anda berbahagia dengan teman-teman. Kekasih Anda boleh saja memutuskan Anda tetapi Anda selalu punya keluarga yang tidak akan pernah meninggalkan Anda sendirian. Pastikan Anda mencari pengganti baru. Pastinya patah hati bisa diatasi asal mau berusaha. Pastikan Anda move on dan hidup dengan bahagia.

ring diiringi dengan nafas yang terengah-engah. Meskipun patah tidak membuat Anda terluka secara fisik, nyatanya Anda harus waspada dengan gejala sindrom patah hati karena memang bisa menyebabkan terjadinya komplikasi. Apalagi jika Anda memiliki darah rendah dan detak jantung yang abnormal, maka saat Anda mendapat sidnrom patah hati maka Anda bisa saja sulit bernapas.

Baca Juga >>>  Berpikir Untuk Memberi Miss V Kering Dengan Krim Pelembab? Yuk Simak Penjelasan Berikut!

Dan juga, sindrom patah hati lebih banyak terjadi pada kaum wanita daripada kaum pria. Selain itu orang yang mengalami kesedihan dan kemarahan berkepanjangan juga lebih beresiko terkena penyakit jantung yang mana resiko ini hampir sama dengan mereka yang mengidap diabetes, kanker dan juga depresi. Untuk itu penting agar Anda tidak larut dalam kesedihan ketika Anda sedang patah hati. Berlama-lama dalam kesedihan, stress dan juga kemarahan bukanlah hal yang baik. Setelah berpisah dengan pasangan maka Anda harus menenangkan diri dengan menjauhi media sosial. Agar tetap sehat Anda bisa melakukan olahraga seperti lari, yoga, berenang atau bersepeda. Pastikan juga Anda membuat diri Anda bahagia dan pergi bersama dengan teman-teman atau keluarga agar Anda tidak larut dalam kesedihan atau pun mengalami stress sendirian.

Anda juga bisa menjalin hubungan dengan teman-teman baru atau menekuni hobi yang sudah lama Anda tinggalkan. Jangan biarkan diri Anda larut dalam kesedihan atau merenung sendirian dan mengingat mantan. Hal ini hanya akan membuat Anda merasa terpuruk. Pastikan Anda berbahagia dengan teman-teman. Kekasih Anda boleh saja memutuskan Anda tetapi Anda selalu punya keluarga yang tidak akan pernah meninggalkan Anda sendirian. Pastikan Anda mencari pengganti baru. Pastinya patah hati bisa diatasi asal mau berusaha. Pastikan Anda move on dan hidup dengan bahagia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *